Buku Pedoman Akademik 2013

76 downloads 311456 Views 2MB Size Report
10 Jul 2013 ... Kesehatan, serta Prakarya dan Kewirausahaan yang ranah pembelajarannya meliputi penilaian pengetahuan dan praktik, maka perhitungan ...

BUKU PEDOMAN AKADEMIK Edisi ke-5 Tahun 2013

SMA SEDES SAPIENTIAE BEDONO

Tromol Pos 203 Bedono, Kecamatan Jambu 50663 Kab.Semarang , Jawa Tengah Telp.(0298) 591003 Fax. (0298) 592373 Buku Pedoman Akademik

Website :www.sedesbedono.sch.id E-mail : [email protected]

0

Buku ini milik : Nama (lengkap)

: …………………………………………………………. ………………………………………………………….

Nama panggilan

: ………………………………………………………….

Tempat, tanggal .lahir

: ………………………………………………………….

Umur

: ………………………………………………………….

Agama

: ………………………………………………………….

Alamat rumah

: …………………………………………………………. …………………………………………………………. ………………………………………………………….

Nomor telepon

: ……………………. No. HP : ………………………

E–mail

: ………………………………………………………….

Kelas / No. Induk

: ………………………………………………………….

Tinggal

: Asrama /Kost /Bersama orangtua/Bersama/Famili *)

Hoby

: ………………………………………………………….

Zodiak

: ………………………………………………………….

Cita–cita

: …………………………………………………………. ………………………………………………………….

Motto dalam hidup

: …………………………………………………………. …………………………………………………………. ………………………………………………………….

Buku Pedoman Akademik

1

Arti dan Lambang SMA Sedes Sapientiae Bedono-Jambu 1. Tulisan “SEDES SAPIENTIAE” Maria Tahta Kebijaksanaan

2. Bunga bakung (berwarna putih) Lambang kemurnian, Kesucian. Siswa SMA Sedes Sapientiae Bedono dalam belajar diharapkan diwarnai dengan niat yang suci dan bersih.

3. Bintang Lambang Penerangan. Siswa SMA Sedes Sapientiae Bedono dapat menjadi penerang bagi masyarakat di sekitarnya dan menjadi penunjuk dalam kegelapan

4. Dian Lambang Iman dan Kredibilitas.Siswa SMA Sedes Sapientiae Bedono dapat mengisi dan mengembangkan diri dengan mempertebal iman dan pengetahuan sehingga selalu menyala menyinari lingkungannya.

5. Sinar yang makin luas dan mantap Lambang Pengabdian. Setelah lulus dapat menjadi warga negara yang makin mantap dalam membawa sinar ketaqwaan, kebaikan, dan kebenaran.

Buku Pedoman Akademik

2

VISI, MISI DAN TUJUAN 1. Visi SMA Sedes Sapientiae Bedono “Menjadikan siswa yang cerdas dan berkepribadian utuh berdasarkan nilai-nilai kristiani”

2. Misi SMA Sedes Sapientiae Bedono a. Mengembangkan kecerdasan intelektual, emosional, dan spritual b. Mengembangkan sikap kritis, eksploratif, inovatif, selektif, dan kompetitif c. Menanamkan semangat nasionalisme yang berwawasan global d. Menanamkan nilai-nilai kristiani dalam kehidupan sehari-hari

3. Tujuan SMA Sedes Sapientiae Bedono a. Meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, dan keterampilan untuk hidup mandiri b. Menyiapkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi c. Mengembangkan siswa yang berkarakter melalui doa, pertobatan, persaudaraan, kesederhanaan, kerja keras, dan cinta segala ciptaan

Buku Pedoman Akademik

3

Buku Pedoman Akademik

4

Pengantar

Buku pedoman akademik ini disusun bertujuan untuk membantu seluruh komponen sekolah untuk mengefektifkan program kegiatan sekolah, khususnya dalam bidang akademik dalam mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan. Terdapat tiga bagian penting dalam buku ini, yaitu : (1) peraturan akademik, (2) administrasi akademik. Buku ini merupakan edisi yang ke-5 yang sudah mengalami beberapa perubahan dari segi format maupun isi berdasarkan masukan dan hasil evaluasi dari lapangan. Perubahan yang terjadi, misalnya terdapat tambahan : Mars SMA Sedes Sapientiae, melampirkan SK Kepala Sekolah. Dari segi isi selain terdapat perubahan terutama pada kriteria kenaikan kelas dan kriteria ketuntasan minimal (KKM) tiap mata pelajaran beberapa mengalami perubahan, juga pemberlakuan kurikulum 2013 di kelas X. Sekolah berharap dengan terbitnya buku ini semua komponen sekolah baik kepala sekolah, guru, karyawan, siswa, orangtua siswa dapat memahami dan dapat menggunakan buku ini sebagai acuan dalam proses pendidikan dan pembelajaran selama di sekolah ini. Selamat berproses dalam pembalajaran di SMA Sedes Sapientiae Bedono.

Bedono, 10 Juli 2013 Tim Penyusun

Buku Pedoman Akademik

5

Sekilas tentang SMA Sedes Sapientiae Bedono SMA Sedes Sapientiae Bedono yang didirikan pada tahun pelajaran 1989/1990 merupakan pengambilalihan SMA Sanjaya Bedono (di bawah Yayasan Sanjaya) kepada Yayasan Marsudirini Pusat (sekarang Yayasan Marsudirini). Sekolah ini berlokasi di Desa Bedono, Kec. Jambu, Kabupaten Semarang tepatnya di Jalan Raya Semarang – Magelang Km. 48. Tahun 1994 mulai dibuka asrama baik untuk putra maupun putri karena sebagai panti pendidikan, sekolah tergerak untuk membantu kaum muda dalam menghadapi tantangan, desakan dan godaan yang dialami lewat dunianya, dan menjawab bagaimana kaum muda yang berwawasan kepribadian dan berintegritas tinggi yang akhirnya bermuara pada peningkatan mutu sekolah. Pembangunan asrama dilakukan dengan 2 tahap yakni tahun 1995 (kini digunakan untuk asrama putera) dan tahun 2009 unit gedung asrama baru di atas tanah seluas kurang lebih 3000 meter persegi yang letaknya hanya 25 m dari kompleks persekolahan. Pada tahun yang sama, mulai bulan Juni 2009 sekolah juga merenovasi gedung untuk pengembangan infrastruktur sebagai implementasi Sekolah Kategori Mandiri (Sekolah Standar Nasional). Setelah diadakan uji coba dan evaluasi pelaksanaan moving class pada tahun pelajaran 2009/2010 akhirnya mulai tahun pelajaran 2010/2011 pelaksanaan moving class dilaksanakan secara tetap. Dengan tambahan unit multimedia, perpustakaan digital, E-learning, hot spot area, akan memberikan kemudahan akses informasi kepada siswa dan menjadi tempat yang nyaman untuk menimba ilmu. Sekolah bangga dalam memberikan pendidikan serba seimbang dengan penekanan kuat pada pengembangan karakter berdasarkan nilai-nilai moral yang baik, yang berpuncak pada keunggulan akademik dengan standar disiplin tinggi. Pengembangan karakter siswa diberikan melalui media ekstrakurikuler dan klub, di antaranya : basket, voley, sepak bola, musik, paduan suara, public speaking. Kegiatan-kegiatan : out–bond, live–in, retret merupakan sarana pelatihan-pelatihan hidup dalam bentuk game maupun realitas hidup. Dengan setulus hati, sekolah bersyukur kepada Tuhan atas tahapan pembangunan baik pembangunan fisik dan strukturisasi substansi pendidikan. Saat ini tidak kurang 70% siswa SMA Sedes Sapientiae tinggal di asrama. Sekolah ini merupakan salah satu sekolah swasta katolik berasrama yang paling dicari. Setiap tahunnya Buku Pedoman Akademik

6

tidak sedikit calon siswa yang mendaftar namun belum dapat bergabung dengan sekolah ini karena kekurangan tempat dan faktor kriteria penerimaan. Lebih dari 20 tahun SMA Sedes Sapientiae Bedono berdedikasi, berkarya, berkreasi, berinovasi, dan berprestasi dalam berperan mencerdaskan anak bangsa dengan pendidikan yang berkualitas. Deretan inovasi dalam pendidikan telah memperoleh hasil yang nyata dalam kehidupan siswa. Kepercayaan masyarakat dan pemerintah terhadap SMA Sedes Sapientiae Bedono menginspirasi sekolah ini untuk menyediakan program layanan pendidikan berkualitas tinggi serta memberikan pelayanan yang terbaik sebagai sarana untuk mencapai masa depan yang cerah, mewujudkan Sedes Sapientiae menjadi High School of Choice 2014.

Oleh : G. Suwartono

Buku Pedoman Akademik

7

DAFTAR ISI Arti dan Lambang .....................................................................................

2

Visi, Misi, dan Tujuan ...............................................................................

3

Mars SMA Sedes Sapientiae ....................................................................

4

Pengantar .................................................................................................

5

Sekilas tentang SMA ................................................................................

6

Daftar Isi ...................................................................................................

8

Surat Keputusan Kepala Sekolah Sedes Sapientiae Bedono ..................

9

Bab I : Peraturan Akademik A.

Pendahuluan ...............................................................................

13

B.

Kehadiran Siswa dan Penyelesaian Tugas ................................

13

C.

Ketentuan tentang Ulangan, Remedial, Kenaikan Kelas, Ujian, dan Kelulusan ........................................

13

D.

Hak Siswa dalam Menggunakan Fasilitas Belajar ......................

23

E.

Ketentuan Perbuatan Tidak Jujur / Tidak Terpuji .......................

24

F.

Ketentuan Layanan Konsultasi ..................................................

24

G. Alur Penyampaian Ketidakpuasan .............................................

25

Bab II : Administrasi Akademik A.

Regristasi Akademik ...................................................................

30

B.

Ulangan Akhir Semester (UAS) dan Ujian Akhir .........................

30

C.

Ulangan dan Ujian Akhir Susulan ...............................................

30

D.

Cuti Studi ....................................................................................

31

E.

Drop Out (DO) ............................................................................

31

F.

Pindah Sekolah (Mutasi) ............................................................

31

G. Upacara Pelepasan / Perpisahan ...............................................

32

H.

Legalisasi Ijazah dan Transkrip Nilai ..........................................

32

Lampiran ...................................................................................................

33

Buku Pedoman Akademik

8

KEPUTUSAN KEPALA SMA SEDES SAPIENTIAE JAMBU NOMOR : 134 / SMA.SS / VII / 2013 / E.12 TENTANG PERATURAN AKADEMIK BAGI SISWA SMA SEDES SAPIENTIAE JAMBU TAHUN PELAJARAN 2013/2014 KEPALA SMA SEDES SAPIENTIAE JAMBU, Menimbang

: 1. bahwa peraturan akademik bagi siswa SMA Sedes Sapientiae Jambu perlu dituangkan dalam suatu bentuk Paduan Akademik; 2. bahwa sehubungan dengan butir (1) dipandang perlu menetapkan Keputusan Kepala SMA Sedes Sapientiae Jambu tentang Paduan Akademik bagi Siswa SMA Sedes Sapientiae Jambu.

Mengingat

: 1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan; 3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah; 4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Kelulusan; 5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 dan Nomor 23 Tahun 2006, yang telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 6 Tahun 2007;

Buku Pedoman Akademik

9

6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan. 7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional Nomor 69 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah

MEMUTUSKAN : MENETAPKAN : PERATURAN AKADEMIK BAGI SISWA SMA SEDES SAPIENTIAE JAMBU TAHUN PELAJARAN 2013/2014 PERTAMA

: Peraturan dan Administrasi Akademik SMA Sedes Sapientiae Jambu tahun pelajaran 2013/2014; seperti tertuang dalam Buku Pedoman Akademik Tahun 2013.

KEDUA

: Peraturan ini berlaku bagi semua siswa SMA Sedes Sapientiae Jambu pada tahun pelajaran 2013/2014;

KETIGA

: Dengan berlakunya keputusan ini, maka segala ketentuan yang mengatur peraturan akademik yang tertuang dalam buku pedoman akademik edisi ke-4 tahun 2012 dinyatakan tidak berlaku lagi;

KEEMPAT

: Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Jambu Pada tanggal, 5 Juli 2013November 2006 Kepala Sekolah,

t.t.dtSr. M. Anastasia, OSF, S.Pd.

Buku Pedoman Akademik

10

KEPUTUSAN KEPALA SMA SEDES SAPIENTIAE JAMBU NOMOR : 135 / SMA.SS / VII / 2013 / E.12 TENTANG KEBIJAKAN AKADEMIK BAGI SISWA SMA SEDES SAPIENTIAE JAMBU TAHUN PELAJARAN 2013/2014 KEPALA SMA SEDES SAPIENTIAE JAMBU,

Menimbang

: 1. bahwa untuk mendukung regulasi akademik di SMA Sedes Sapientiae Jambu perlu dituangkan dalam sebuah kebijakan sekolah yang bersifat akademik; 2. bahwa sehubungan dengan butir (1) dipandang perlu menetapkan Keputusan Kepala SMA Sedes Sapientiae Jambu tentang Kebijakan Akademik bagi Siswa SMA Sedes Sapientiae Jambu.

Mengingat

: Surat Keputusan Kepala SMA Sedes Sapientiae Jambu nomor 134/SMA.SS/VII/2013/E.12 tentang Peraturan Akademik bagi Siswa SMA Sedes Sapientiae Jambu Tahun Pelajaran 2013/2014

Memperhatikan pula : 1. Surat Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) tentang Sikap MNPK terhadap Kebijakan Pemerintah tentang Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Katolik 2. Surat Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Komisi Pendidikan tentang Pendidikan Agama di Lembaga Pendidikan Katolik 3. Edaran Badan Kerja Sama (BKS) Yayasan Pendidikan Katolik Kevikepan Semarang perihal Penyelenggaraan Ujian Pendidikan Agama di Lembaga Pendidikan Katolik

Buku Pedoman Akademik

11

MEMUTUSKAN : MENETAPKAN : KEBIJAKAN AKADEMIK BAGI SISWA SMA SEDES SAPIENTIAE JAMBU TAHUN PELAJARAN 2013/2014 PERTAMA

: Setiap siswa yang tidak naik kelas otomatis keluar dari SMA Sedes Sapientiae Jambu.

KEDUA

: Bagi siswa yang tinggal di asrama, maka siswa yang keluar dari sekolah otomatis keluar dari Asrama SMA Sedes Sapientiae Jambu, demikian juga sebaliknya.

KETIGA

: Setiap siswa SMA Sedes Sapientiae Jambu wajib mengikuti kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh sekolah.;

KEEMPAT

: Setiap siswa SMA Sedes Sapientiae Jambu wajib mengikuti pelajaran, ulangan, dan ujian untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik.

KELIMA

: Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dan keputusan kepala sekolah nomor 140 / SMA.SS / VII / 2013 / E.12 dinyatakan tidak berlaku lagi. Ditetapkan di Jambu Pada tanggal, 5 Juli 2013November 2006 Kepala Sekolah, t.t.dt.t.d

Sr. M. Anastasia, OSF, S.Pd.

Buku Pedoman Akademik

12

BAB I PERATURAN AKADEMIK SMA SEDES SAPIENTIAE JAMBU TAHUN PELAJARAN 2013/2014 A.

Pendahuluan

Peraturan akademik ini mengatur persyaratan minimal kehadiran siswa untuk mengikuti pelajaran dan tugas dari guru; ketentuan tentang ulangan, remedial, ujian, kenaikan kelas dan kelulusan; ketentuan mengenai hak siswa untuk menggunakan fasilitas belajar; serta ketentuan layanan konsultasi kepada guru mata pelajaran, wali kelas, dan konselor. B.

Kehadiran Siswa dan Penyelesaian Tugas 1. Siswa wajib mengikuti pembelajaran tatap muka minimal 90% dari jumlah total tatap muka efektif dalam satu tahun pelajaran dengan catatan bahwa sakit atau izin diperhitungkan masuk (sebagai salah satu syarat kenaikan kelas). 2. Setiap siswa wajib menyelesaikan tugas–tugas, baik terstruktur maupun mandiri 3. Setiap siswa wajib menyelesaikan tugas karya tulis sebagai syarat kenaikan kelas.

C.

Ketentuan tentang Ulangan, Remedial, Kenaikan Kelas, Ujian, dan Kelulusan 1. Ulangan Ulangan adalah proses yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran, untuk memantau kemajuan, melakukan perbaikan pembelajaran, dan menentukan keberhasilan belajar siswa. Bentuk – bentuk penilaian (jenis tagihan) dapat berupa tugas berbentuk : kuis, pertanyaan lisan, tugas individu, tugas kelompok, laporan kerja praktik, responsi ; ulangan harian ; ulangan tengah semester, dan ulangan akhir semester sebagai nilai kognitif. Di samping itu guru juga melakukan penilaian yang bersifat mengukur ranah psikomotor (praktik), dan afektif (sikap).

Buku Pedoman Akademik

13

a. Ulangan harian adalah kegiatan evaluasi yang dilakukan secara periodik misalnya setelah 1 (satu) atau lebih kompetensi dasar selesai diajarkan. b. Ulangan tengah semester (UTS) adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa setelah melaksanakan 8–9 minggu kegiatan pembelajaran. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut. Sekolah mengadakan 1 (satu) kali UTS tiap semester. c. Ulangan akhir semester (UAS) adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa di akhir semester. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan semua KD pada semester tersebut. Bentuk soal : pilihan ganda, uraian, dan atau praktik d. Siswa yang tidak mengikuti kegiatan: tugas/kuis, ulangan harian, UTS, atau UAS berarti nilai untuk tagihan pada mata pelajaran yang bersangkutan adalah 0 (nol). e. Materi UAS : 1) Semester gasal : 100 % bahan semester gasal 2) Semester genap ditentukan sebagai berikut : a) 100 % bahan semester genap b) materi semester gasal pada suatu kelas yang merupakan prasyarat / mendukung kompetensi dasar pada semester genap c) materi yang sebagian siswa belum menguasai, yang ditunjukkan dengan daya serap yang rendah. 2. Pengolahan hasil evaluasi a. Sistem penilaian menggunakan Penilaian Acuan Kriteria. b. Nilai pengetahuan (kognitif) dan praktik (psikomotor) dinyatakan dalam bentuk angka bulat dengan rentang 0– 100, dan nilai sikap afektif dengan huruf A (Amat Baik), B (Baik), dan C (Cukup), dan D (Kurang). c. Batas maksimum ketuntasan 100 d. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) tiap mata pelajaran ditentukan oleh sekolah dan guru sebelum kegiatan pembelajaran dan penilaian dilakukan, dengan catatan Buku Pedoman Akademik

14

sekolah dan guru harus merencanakan target dalam waktu tertentu untuk mencapai nilai ketuntasan maksimum. e. Penetapan nilai ketuntasan belajar minimum dilakukan melalui analisis ketuntasan minimum pada setiap kompetensi dasar (KD). Setiap KD dimungkinkan adanya perbedaan KKM, dan penetapannya harus memperhatikan hal–hal berikut : 1) Tingkat esensial setiap KD terhadap Standar Kompetensi/Kompetensi Inti yang harus dicapai oleh setiap siswa pada setiap tahun pelajaran 2) Tingkat kompleksitas (kerumitan dan kesulitan) setiap KD yang harus dicapai siswa 3) Tingkat kemampuan (intake) rata-rata siswa 4) Kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran sekolah 5) Struktur mata pelajaran dan kriteria ketuntasan minimal :

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas X NO

Komponen / Mata Pelajaran Sem ke-1 Penget

A. 1 2 3

Praktik

Sem ke-2 Penget

Praktik

Kelompok A (Wajib) Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

70

70

70

70

Bahasa Indonesia

68

70

68

Matematika (Wajib) MIPA

68

68

Matematika (Wajib) Sosial

65

65

5

Sejarah Indonesia

70

70

6

Bahasa Inggris

68

70

4

B. 7 8 9

70

68

70

Kelompok B (Wajib) Seni Budaya (Seni Rupa : Desain Komunikasi Visual) Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan Prakarya & Kewirausahaan : Pengolahan

Buku Pedoman Akademik

68

68

68

70

68

70

70

70

70

70

15

C.

Kelompok Peminatan 10. Peminatan Matematika dan Sains (MIPA) a. Matematika

68

68

b. Fisika

68

70

68

70

c. Biologi

68

70

68

70

d. Kimia

68

70

68

70

11. Peminatan Sosial

D.

a. Geografi

68

68

b. Sejarah

70

70

c. Sosiologi dan Antropologi

68

68

d. Ekonomi

68

68

Pilihan Lintas Minat dan/atau Pendalaman Minat Bahasa dan Sastra Inggris

68

70

68

70

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas XI NO

Kelas XII

Komponen / Mata Pelajaran Sem ke-1 Penget

Praktik

Sem ke-2 Penget

Praktik

Sem ke-1 Penget

Praktik

Sem ke-2 Penget

Praktik

A.

Kurikulum Nasional

1

Pendidikan Agama Katolik

70

70

70

70

2

Pendidikan Kewarganegaraan

70

70

70

70

3

Bahasa Indonesia

70

70

70

70

70

70

70

70

4

Bahasa Inggris

70

70

70

70

70

70

70

70

Matematika Jurusan IPA

68

68

70

70

Matematika Jurusan IPS

66

66

68

68

6

Sejarah

75

75

75

75

7

Fisika (Jurusan IPA)

68

70

68

70

70

70

70

70

8

Biologi (Jurusan IPA)

68

70

68

70

70

70

70

70

9

Kimia (Jurusan IPA)

68

70

68

70

70

70

70

70

10

Geografi (Jurusan IPS)

70

5

Buku Pedoman Akademik

70

70

70

16

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas XI No

Kelas XII

Komponen / Mata Pelajaran Sem ke-1 Penget

Praktik

Sem ke-2 Penget

Praktik

Sem ke-1 Penget

Praktik

Sem ke-2 Penget

11

Ekonomi (Jurusan IPS)

70

70

70

70

12

Sosiologi (Jurusan IPS)

70

70

70

70

Praktik

Seni Budaya 13

Seni Rupa : Desain Komunikasi Visual

68

68

Seni Rupa (DPI) / Seni Lukis 14

15

68

Penjaskes dan Olah Raga

68

70

68

70

Teknologi Informasi & Komunikasi

70

70

70

70

TIK : Multimedia 16

Keterampilan :Teknologi Pengolahan

B.

Muatan Lokal

17

Conversation

18

Bahasa Jawa

f.

70

70

70

70

70

68

70

72

70

72

70

70

70

70

70

70

70

70

65

65

65

65

70

Pedoman nilai akhir pengetahuan, dengan memperhitungkan : nilai rata – rata tugas (NT), nilai tiap ulangan harian (NH), nilai ulangan tengah semester (NM), dan nilai ulangan akhir semester (NU), bobot rasio T : NH : NM : NU = 1 : 1 : 2 : 4 Sehingga rumus nilai akhir adalah : 𝑁𝐴 =

di mana NA T NH hn Rn Hn n NM NU

T + NH + 2NM + 4NU n+7

= Nilai akhir  Rapor = Rata –rata nilai tugas / kuis = (H1 + H2 + H3 + …+ Hn) = ulangan harian ke – n = remedial ulangan harian ke – n = Nilai hasil setelah remedial ke–n (nilai yang terbaik) = frekuensi ulangan harian = Nilai UTS = Nilai UAS

Buku Pedoman Akademik

17

g. Guru mensosialisasikan kompetensi dasar sebagai bahan ulangan akhir semester h. Nilai Praktik : Mata pelajaran yang banyak berhubungan dengan ranah psikomotor adalah pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, seni budaya, fisika, kimia, biologi, dan keterampilan/prakarya dan kewirausahaan. Penilaian hasil belajar psikomotor atau keterampilan harus mencakup persiapan, proses, dan produk. Penilaian dapat dilakukan pada saat proses berlangsung yaitu pada waktu siswa melakukan praktik, atau sesudah proses berlangsung dengan cara mengetes siswa. i.

Nilai Afektif (sikap) : Ranah afektif yang dinilai adalah nilai sikap, nilai motivasi dan minat, kerja sama, dan disiplin. Indikator nilai minat misalnya, kehadiran di kelas, banyak bertanya, tepat waktu mengumpulkan tugas, catatan di buku rapi, dan sebagainya. Sedangkan sikap siswa dalam pembelajaran di kelas umumnya positif, negatif atau netral. Tentu diharapkan sikap siswa terhadap semua mata pelajaran positif sehingga akan timbul minat pada pelajaran tertentu dan diharapkan prestasi belajarnya akan meningkat secara optimal.

3. Remedial dan Pengayaan Pembelajaran remedial merupakan layanan pendidikan yang diberikan kepada siswa untuk memperbaiki prestasi belajarnya sehingga mencapai kriteria ketuntasan yang ditetapkan. Sedangkan pengayaan merupakan pengalaman atau kegiatan siswa yang melampaui persyaratan minimal yang ditentukan oleh kurikulum dan tidak semua siswa dapat melakukannya. a. Siswa diberikan sekali kesempatan remedial untuk ulangan harian. b. Remedial dapat dilakukan melalui : 1) Penugasan mandiri yang diakhiri dengan ujian (lisan/tertulis) bila jumlah siswa yang mengikuti remidi maksimal 5 orang. 2) Penugasan kelompok diakhiri dengan ujian individual (lisan/tertulis) bila jumlah peserta didik yang mengikuti Buku Pedoman Akademik

18

remidi lebih dari 5 orang atau kurang dari 50 % dari jumlah siswa/kelas. 3) Pembelajaran ulang bila jumlah siswa yang mengikuti remidi lebih dari atau sama dengan 50 % dari jumlah siswa/kelas. c. Nilai remedi maksimal sama dengan KKM. d. Mekanisme remedial diatur oleh bidang akademik dan dilakukan oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan. e. Bagi siswa yang nilai pengetahuan amat baik, dapat mengikuti pengayaan (enrichment). 4. Peminatan a. Waktu Peminatan 1) Penentuan dan pelaksanaan program peminatan dilakukan pada awal kelas X semester I 2) Khusus untuk peminatan program MIPA, pada tengah semester gasal pada tahun pelajaran yang sedang berjalan akan dilakukan penilaian sisip program yang bertujuan untuk memantau kemajuan belajar siswa yang bersangkutan. a. Implikasi dari penilaian sisip program untuk peminatan MIPA adalah nilai rapor ulangan tengah semester gasal hanya diperbolehkan terdapat maksimal 2 (dua) mata pelajaran yang tidak tuntas untuk mata pelajaran : Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. b. Jika siswa tidak memenuhi syarat sebagaimana dimaksud pada nomor (a) siswa yang bersangkutan akan dipindahkan pada program peminatan IPS b. Kriteria Peminatan 1) Skor Tes Potensi Akademik, 2) Skor Tes Penempatan (Placement Test) 3) Minat siswa 4) Persetujuan dan sepengetahuan orangtua/wali siswa c.

Mata Pelajaran Peminatan 1) Peminatan Matematika dan Sains (MIPA) : Matematika, Biologi, Fisika, dan Kimia

Buku Pedoman Akademik

19

2) Peminatan Sosial : Geografi, Sejarah, Sosiologi dan Antropologi, dan Ekonomi 3) Peminatan Bahasa : Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Inggris, dan Bahasa dan Sastra Asing Lainnya, serta Antropologi. 5. Kenaikan Kelas pada Kurikulum 2013 (Draft) a. Dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran. b. Kenaikan kelas mempertimbangkan pencapaian hasil belajar selama 1 (satu) tahun pelajaran (semester I dan II) c. Mempertimbangkan aspek 1) ranah pembelajaran : pengetahuan, praktik, dan sikap, 2) ekstrakurikuler 3) kepribadian 4) kehadiran d. Aspek ranah pembelajaran 1) Nilai yang diperhitungkan untuk kenaikan kelas adalah nilai rata–rata setiap mata pelajaran pada 2 semester. 2) Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan, serta Prakarya dan Kewirausahaan yang ranah pembelajarannya meliputi penilaian pengetahuan dan praktik, maka perhitungan nilai mata pelajaran tersebut dengan ratio 50% nilai pengetahuan berbanding 50% nilai praktik dan akan menjadi nilai mata pelajaran tersebut. Untuk mata pelajaran lainnya yang diperhitungkan hanya nilai pengetahuan. e. Kenaikan kelas X ke kelas XI Siswa dinyatakan NAIK KE KELAS XI, a) Jika semua mata pelajaran dalam kelompok mata pelajaran peminatan mencapai KKM. b) Hanya boleh terdapat maksimal 3 (tiga) mata pelajaran yang tidak mencapai KKM dalam kelompok wajib A dan B. c) Tidak terdapat nilai yang kurang dari 50 (lima puluh). 6. Kenaikan Kelas KTSP (untuk kelas XI dan XII) a. Dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran. b. Kenaikan kelas mempertimbangkan pencapaian hasil belajar selama 1 (satu) tahun pelajaran (semester I dan II)

Buku Pedoman Akademik

20

c.

Mempertimbangkan aspek 1) ranah pembelajaran : pengetahuan, praktik, dan sikap, 2) ekstrakurikuler 3) kepribadian 4) kehadiran d. Aspek ranah pembelajaran 1) Nilai yang diperhitungkan untuk kenaikan kelas adalah nilai rata–rata setiap mata pelajaran pada 2 semester. 2) Mata Pelajaran : Penjaskes & OR, TIK, dan Keterampilan yang ranah pembelajarannya meliputi penilaian pengetahuan dan praktik, maka perhitungan nilai mata pelajaran tersebut dengan ratio 50% nilai pengetahuan berbanding 50% nilai praktik dan akan menjadi nilai mata pelajaran tersebut. Untuk mata pelajaran lainnya yang diperhitungkan hanya nilai pengetahuan. e. Ciri Khas Program Studi dalam KTSP (Untuk kelas XI dan XII) 1) Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) : Fisika, Kimia, Biologi (Untuk mata pelajaran Matematika dipersyaratkan dalam penjurusan dan atau kenaikan kelas jurusan IPA) 2) Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) : Ekonomi, Geografi, dan Sosiologi (Untuk mata pelajaran Sejarah dipersyaratkan dalam penjurusan dan atau kenaikan kelas jurusan IPS) 3) Ilmu Bahasa : Bahasa Indonesia, Antropologi (kelas XI), Bahasa Inggris, dan Bahasa Asing Lainnya.

f.

Syarat Akademik Kenaikan Kelas 1) Kenaikan Kelas XI ke kelas XII Siswa dinyatakan NAIK KE KELAS XII, a) Hanya boleh terdapat maksimal 3 (tiga) mata pelajaran yang tidak mencapai KKM b) semua mata pelajaran dalam kelompok mata pelajaran ciri khas mencapai KKM.

Buku Pedoman Akademik

21

c) mata pelajaran Matematika untuk program IPA dan mata pelajaran Sejarah untuk program IPS mencapai KKM. d) Tidak terdapat nilai yang kurang dari 50 (lima puluh). g. Kenaikan kelas juga mempertimbangkan hal–hal berikut : 1) Telah menyelesaikan karya tulis bagi siswa yang akan naik kelas XII 2) Aspek Ekstrakurikuler Tidak memiliki predikat prestasi kurang. 3) Aspek Akhak Mulia dan Kepribadian a) Sekurang-kurangnya memiliki 8 (delapan) predikat prestasi baik, b) Tidak diperkenankan ada predikat prestasi kurang. 4) Aspek kehadiran Kehadiran minimal 90% dari jumlah hari efektif sekolah yang telah ditetapkan, dengan catatan sakit dan izin dihitung masuk. 7. Ketentuan lain : Sistem Gugur Siswa yang dinyatakan tidak naik kelas, maka siswa yang bersangkutan secara otomatis tidak dapat melakukan regristasi pada tahun pelajaran berikutnya dan mengundurkan diri menjadi siswa SMA Sedes Sapientiae Bedono untuk tahun pelajaran sesudahnya. 8. Ujian Akhir a. Pendaftaran ujian dilakukan oleh sekolah untuk diajukan sebagai nominator ujian akhir dengan syarat siswa sudah duduk di kelas akhir, mempunyai SKHUN dan ijazah SMP. b. Peserta ujian akhir susulan diatur oleh rayon (kabupaten). c. Setiap wajib menempuh semua ujian yang diselenggarakan oleh sekolah (ujian tulis, maupun praktik) maupun pemerintah (ujian nasional) Buku Pedoman Akademik

22

9. Kelulusan pada KTSP a. Siswa telah dinyatakan lulus SMA jika : 1) menyelesaikan seluruh program pembelajaran; 2) memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran yang terdiri atas: a) kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; b) kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian; c) kelompok mata pelajaran estetika, dan d) kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan; 3) lulus ujian sekolah (US) untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi ; dan 4) lulus UN b. Implementasi syarat akademik lulus ujian sekolah (US) diatur dalam Prosedur Operasional Standar yang diterbitkan oleh sekolah. c. Implementasi syarat akademik lulus ujian nasional (UN) sebagaimana diatur dalam Prosedur Operasional Standar yang diterbitkan oleh BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). D. Hak Siswa dalam Menggunakan Fasilitas Belajar 1. Setiap siswa berhak mendapatkan layanan dalam bentuk penggunaan fasilitas belajar di sekolah meliputi : a. Laboratorium Fisika, Kimia, Biologi, IPS, dan Bahasa, serta unit komputer, internet (hot spot area), dan multimedia. b. media pendidikan c. perpustakaan termasuk : penggunaan buku pelajaran, buku referensi, dan buku perpustakaan. d. fasilitas ekstrakurikuler.

Buku Pedoman Akademik

23

2. Tata cara penggunaan fasilitas sekolah diatur oleh penanggung jawab masing–masing unit yang berwenang dalam ketentuan tersendiri. E. Ketentuan Perbuatan Tidak Jujur / Tidak Terpuji 1. Kategori perbuatan tidak jujur / tidak terpuji antara lain: mencontek, menjadi / menggunakan joki, kerjasama dalam ujian, atau mengganggu kelancaran ujian, mencuri soal ujian 2. Kepada siswa yang yang tertangkap basah atau terbukti melakukan perbuatan tersebut akan dikenakan sanksi: a. 1 (satu) kali : diberikan nilai 0 (nol) dalam ulangan tersebut,dan diberikan surat peringatan yang pertama b. 2 (dua) kali : diberikan nilai 0 (nol) dalam ulangan tersebut, dan dinyatakan tidak tuntas dalam mata pelajaran yang bersangkutan serta diberikan surat peringatan yang kedua. c. 3 (tiga) kali : dinyatakan tidak tuntas dalam mata pelajaran yang bersangkutan serta dikeluarkan dari sekolah 3. Bagi yang dicontek: Bila mengetahui dan memberi kesempatan, maka yang bersangkutan dikenakan sanksi yang sama. F. Ketentuan Layanan Konsultasi 1. Setiap siswa berhak atas layanan konsultasi akademik dari guru mata pelajaran, wali kelas (penasihat akademik), dan konselor 2. Setiap awal semester dan pada setiap bulan semua siswa berhak mendapat bimbingan klasikal dari wali kelas dan bimbingan pribadi pada setiap saat siswa membutuhkan. 3. Siswa yang akan mengadakan konsultasi harap berkoordinasi kepada yang bersangkutan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan 4. Bidang layanan konsultasi meliputi ranah : a. penyesuaian diri terhadap : guru, teman, dan lingkungan yang ada di sekolah Buku Pedoman Akademik

24

b. c. d. e. f.

kesulitan dalam mengikuti pelajaran kondusifitas kelas psikologi belajar studi lanjut setelah lulus SMA lainnya yang terkait dengan proses pembelajaran di sekolah.

G. Alur Penyampaian Ketidakpuasan 1. Tata Cara Penyelesaian Masalah Nilai a. Alur

b. Deskripsi Alur 1) Apabila siswa mempunyai pendapat yang berbeda tentang penilaian hasil belajar yang diberikan dan merasa tidak puas, siswa yang bersangkutan dapat meminta penjelasan lebih lanjut (tentang rincian per komponen penilaian) dari guru pemberi nilai tersebut. Siswa dapat membawa bukti fisik yang dapat mendukungnya. 2) Apabila penjelasan dari guru pemberi nilai belum memuaskan, maka siswa yang bersangkutan dapat Buku Pedoman Akademik

25

menyampaikan masalah tersebut kepada wali kelas. Wali kelas memfasilitasi upaya penyelesaian masalah. 3) Apabila upaya wali kelas belum mampu menyelesaikan masalah, maka masalah tersebutdapat dibahas dalam rapat di bawah koordinasi bidang akademik. 2. Tata Cara Penyelesaian Masalah Bimbingan Akademik dari Guru Mata Pelajaran Apabila siswa tidak memperoleh bimbingan yang baik dari guru mata pelajaran karena tidak dapat memenuhi tugasnya dengan baik, siswa yang bersangkutan seyogyanya memberitahukan kepada bidang akademik dengan alur sebagai berikut : a. Alur

b.

Deskripsi : 1) Siswa menyampaikan keberatan terhadap seorang guru yang didukung dengan data – data yang valid dan akurat kepada bidang akademik

Buku Pedoman Akademik

26

2) Bidang akademik memvalidasi pengaduan siswa dengan mengklarifikasi dan investigasi kepada guru yang bersangkutan 3) Apabila setelah diklarifikasi ternyata benar, maka wakasek bidang akademik melaporkan persoalan ini kepada kepala sekolah beserta wakilnya 4) Kepala sekolah dapat mengganti guru secara sementara atau permanen pada kelas yang bersangkutan atau melakukan upaya pembinaan internal dengan tetap memakainya . 5) Jika masih terdapat pengaduan kembali dari siswa maka kepala sekolah mengembalikan kepada yayasan. 3. Tata Cara Penyelesaian Masalah Bimbingan Akademik dari Wali Kelas Apabila siswa tidak memperoleh bimbingan yang baik dari wali kelas karena tidak dapat memenuhi tugasnya dengan baik, siswa yang bersangkutan seyogyanya memberitahukan bidang akademik dengan alur sebagai berikut : a. Alur

Buku Pedoman Akademik

27

b. Deskripsi : 1) Siswa menyampaikan keberatan terhadap wali kelasnya yang didukung dengan data – data yang valid dan akurat kepada bidang akademik 2) Bidang akademik memvalidasi pengaduan siswa dengan mengklarifikasi dan investigasi kepada wali kelas yang bersangkutan 3) Apabila setelah diklarifikasi ternyata benar, maka bidang akademik melaporkan persoalan ini kepada kepala sekolah beserta wakilnya 4) Kepala sekolah dapat mengganti wali kelas secara sementara atau permanen . 4. Tata Cara Penyelesaian Masalah Pelanggaran Kode Etik Guru dan Karyawan Apabila siswa mengalami masalah dengan seorang guru atau karyawan secara serius, seperti mendapat perlakuan yang kurang etis / amoral / pelecehan seksual, maka siswa yang bersangkutan dapat memberitahukannya kepada bidang kesiswaan dengan alur sebagai berikut : a. Alur

Buku Pedoman Akademik

28

b. Deskripsi : 1) Siswa menyampaikan keberatan terhadap guru atau karyawan yang didukung dengan data – data yang valid dan akurat kepada bidang kesiswaan 2) Bidang kesiswaan memvalidasi pengaduan siswa dengan mengklarifikasi dan investigasi kepada guru atau karyawan yang bersangkutan 3) Bidang kesiswaan akan membentuk suatu komisi (yang beranggotakan : kepala sekolah sebagai ketua komisi, wakil kepala sekolah, bidang akademik, bidang sarana, bidang kesiswaan, serta bidang humas) guna menyelesaikan masalah tersebut. 4) Apabila komisi ini tidak berhasil, kepala sekolah sebagai ketua komisi memproses sesuai dengan aturan yang berlaku di bawah peraturan yayasan.

Buku Pedoman Akademik

29

BAB II ADMINISTRASI AKADEMIK

A. Regristasi Akademik Adalah kegiatan administratif yang wajib dilakukan siswa guna memperoleh hak mengikuti kegiatan akademik di sekolah untuk satu tahun pelajaran yang akan berjalan. Untuk registrasi akademik ini berlaku ketentuan sebagai berikut : a. Setiap siswa yang naik kelas wajib melakukan regristasi akademik pada waktu yang telah ditentukan di kantor tata usaha dengan tanpa diwakilkan b. Siswa yang telah melakukan regristasi akademik dapat diperkenankan mengikuti kegiatan pembelajaran pada semester/tahun pelajaran berikutnya. c. Siswa yang tidak melakukan regristasi akademik sampai batas toleransi waktu 1 (satu) minggu, dinyatakan mengundurkan diri. d. Persyaratan daftar ulang diatur oleh bagian tata usaha. B. Ulangan Akhir Semester (UAS) dan Ujian Akhir Siswa dapat mengikuti UAS atau ujian akhir bila sudah memenuhi persyaratan keuangan dan telah memenuhi tugas – tugas akademik yang telah ditentukan. Siswa yang karena suatu hal dapat dipertanggungjawabkan tidak/belum mengikuti UAS atau ujian akhir pada saatnya, dapat melakukan UAS atau ujiaan akhir susulan dengan ketentuan yang berlaku. C. Ulangan dan Ujian Akhir Susulan a. Siswa yang dengan alasan tertentu tidak dapat mengikuti ulangan harian, ulangan tengah semester, atau ulangan akhir semester, dan ujian akhir dapat mengajukan permohonan ulangan/ujian akhir susulan. b. Kebijakan untuk ulangan harian susulan menjadi wewenang guru mata pelajaran. c. Kebijakan UTS, UAS, dan ujian akhir menjadi wewenang bidang akademik. d. Siswa yang tidak mengikuti kuis, kepadanya tidak diberikan susulan kuis.

Buku Pedoman Akademik

30

e. Siswa yang berhak mengikuti ulangan atau ujian akhir susulan 1) Sedang mengalami sakit parah atau harus menjalani rawat inap. Kondisi tersebut harus segera dilaporkan secara tertulis dengan surat pemberitahuan yang ditujukan kepada bidang akademik dan harus disertai dengan : surat keterangan dokter / rumah sakit / keterangan rawat inap atau profesional dari laboratorium. 2) Ada anggota keluarga inti/dekat (orang tua, kakek/ nenek, kakak/adik) meninggal dunia. Kondisi tersebut harus segera dilaporkan secara tertulis dengan surat pemberitahuan yang ditujukan kepada bidang akademik. 3) Mengalami situasi yang tidak dapat dihindarkan (force majeure) seperti kecelakaan lalu lintas, kebakaran, bencana alam, atau kerusuhan. Kondisi tersebut harus segera dilaporkan secara tertulis dengan surat pemberitahuan yang ditujukan kepada bidang akademik. 4) Siswa yang terpaksa belum dapat mengikuti ulangan harian, UTS dan atau UAS karena mendapat tugas dari sekolah secara otomatis diberikan kesempatan mengikuti ulangan harian, UTS, dan atau UAS tanpa pengajuan permohonan tertulis dari siswa yang bersangkutan. D. Cuti Studi a. Cuti studi hanya diberikan kepada siswa yang karena kesehatan dan masih dimungkinkan kembali mengikuti proses pendidikan yang direkomendasikan oleh tim dokter. b. Permohonan cuti studi diajukan secara tertulis kepada kepala sekolah. c. Siswa yang menggunakan hak cuti studi mengikuti pembelajaran mulai awal tahun pelajaran dan duduk di kelas yang sama sebelum cuti. E. Drop Out (DO) Siswa yang di–DO jika yang bersangkutan dinyatakan tidak naik kelas. F. Pindah Sekolah (Mutasi) a. selama masa studi seorang siswa dapat mengajukan diri untuk pindah ke sekolah lain yang disertai dengan alasan tertentu. b. sekolah memfasilitasi proses mutasi. Buku Pedoman Akademik

31

G. Upacara Pelepasan / Perpisahan a. Setelah menyelesaikan studinya, para siswa mengikuti upacara perpisahan (pelepasan) dengan waktu yang ditentukan. b. Semua siswa wajib mengikuti perpisahan. H. Legalisasi Ijazah dan Transkrip Nilai a. Siswa yang telah lulus (alumnus) yang akan melegalisasi ijazah dan transkrip nilai wajib menyertakan ijazah dan transkrip nilai yang asli. b. Bagi alumnus yang sudah lebih dari 5 tahun 0 bulan lulus dari sekolah, kepadanya dikenakan beaya administratif sebesar Rp 1.000,00 (seribu rupiah) per lembar.

Buku Pedoman Akademik

32

Lampiran : Lampiran 1 : 1. Daftar Nama Personalia dan Alokasi Tugas Struktural No.

Nama

Alokasi Tugas

1.

Sr. M. Anastasia, OSF, S.Pd.

Kepala Sekolah

2.

Drs. G. Suwartono

Wakil Kepala Sekolah / Bidang Akademik

3. 4. 5.

H. Rackhmad Kristianto Adi, S.Pd. Maria Ida Hariastuti, S.Pd. Drs. Listiantono, FX

Bidang Kesiswaan Bidang Humas dan Marketing Bidang Sarana dan Prasarana

2.

Wali Kelas No.

Nama Wali Kelas

Kelas

1

Aloysius Widyo Nugroho, S.Pd.

X.MIPA-1

2

Ika Wulandari, S.Pd.

X.MIPA-2

3

Hari Suranto, SPd.

X.SOS-1

4

Angela Sekar Pawestri, S.Pd.

X.SOS-2

4

H. Rackhmad Kristianto Adi, S.Pd.

5

Yasinta Retno Fitriani, S.Pd.

XI. IPS 1

6

Leonardus Kristi Ari M

XI. IPS 2

7

Ig. Yuliastuti, S.Pd.

XII. IPA

8

Maria Ida Hariastuti, S.Pd.

XII. IPS 1

9

Drs. Listiantono, FX.

XII. IPS 2

Buku Pedoman Akademik

XI. IPA

33

3.

Daftar Tenaga Pendidik (Pengampu Pelajaran)

Buku Pedoman Akademik

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Jabatan Email Nomor HP

: Sr. M. Anastasia, OSF, S.Pd : Kulonprogo : 23 April 1964 : Kepala Sekolah : [email protected] : 085227378795

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pengampu Email Nomor HP

: CH. Sugiarto, BA : Kab. Semarang : 03 Februari 1959 : Geografi : [email protected] : 085640025544

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pengampu Email Nomor HP

: Drs. Listiantono, FX : Semarang : 03 Desember 1963 : Ekonomi : [email protected] : 085728312789

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pengampu Email Nomor HP

: FX. Purwanto, SH : Kendal : 11 September 1963 : PPKn, Sosiologi : [email protected] : 085865717423

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pengampu Email Nomor HP

: Dra. Monica Purwaningsih : Kab. Temanggung : 12 Desember 1959 : BP :: 085878430245

34

Buku Pedoman Akademik

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pengampu Email Nomor HP

: Drs. Gregorius Suwartono : Kulon Progo : 11 Oktober 1968 : Matematika : [email protected] : 081325649550

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pengampu Email Nomor HP

: Ignatia Yuliastuti, S.Pd : Baturaja : 27 Juli 1969 : Biologi, TP, Seni Tari : [email protected] : 081392878032

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pengampu Email Nomor HP

: Maria Ida Hariastuti, S.Pd. : Kab. Semarang : 16 Agustus 1971 : Bahasa Indonesia : [email protected] : 081326431248

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pengampu Email Nomor HP

: YB. Hari Suranto, S.Pd. : Semarang : 21 April 1966 : Bahasa Inggris : [email protected] : 085640405368

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pengampu Email Nomor HP

: Drs. Tunggul Panggabean : Sibolga : 01 September 1964 : Penjaskes, Seni Musik :: 081227315097

35

Buku Pedoman Akademik

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pengampu Email Nomor HP

: H. Rackhmad Kristianto Adi, S.Pd. : Kab. Semarang : 29 September 1975 : Fisika, Kemarsudirinian : [email protected] : 081325665902

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pengampu Email Nomor HP

: Ika Wulandari, S.Pd : Klaten : 25 Januari 1980 : Kimia, Seni Lukis : [email protected] : 081326485720

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pengampu Email Nomor HP

: Aloysius Widyo Nugroho, S.Pd : Kab. Semarang : 13 September 1978 : Matematika : [email protected] : 089667642113

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pengampu Email Nomor HP

: Yasinta Retno Fitriani, S.Pd. : Kab. Semarang : 5 Augustus 1981 : Conversation, Bahasa Inggris : [email protected] : 081325616657

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pengampu Email Nomor HP

: Leonardus Kristi Ari M. : Kab. Semarang : 12 Desember 1979 : TIK, Desain Grafis : [email protected] : 085643350088

36

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pengampu Email Nomor HP

: Angelina Sekar Pawestri, S.Pd. : Bantul : 20 Maret 1987 : PAK, BK : [email protected] : 085729645571

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pengampu Email Nomor HP

: Yuliana Ratna Candra Dewi : Demak : 25 Juli 1990 : Sejarah :: 087830075699

4. Daftar Tenaga Non Pendidik

Buku Pedoman Akademik

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Bagian Email Nomor HP

: Lusia Markilah : Kab. Semarang : 1 Januari 1961 : Tata Usaha (keuangan) : [email protected] : 08112715158

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Bagian Email Nomor HP

: Tularno : Kab. Klaten : 31 Mei 1978 : Tata Usaha (akademik) : [email protected] : 085727338114

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Bagian Email Nomor HP

: Puji Ristanto : Magelang : 3 Juli 1983 : Tata Usaha (kesiswaan) : [email protected] : 085643812767

37

Buku Pedoman Akademik

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Bagian Email Nomor HP

: Taati Rahayu : Solo : 28 Juli 1961 : Perpustakaan : [email protected] : 08179400830

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Bagian Email Nomor HP

: Stefanus Harisyanto : Kab. Semarang : 26 Desember 1967 : Pelaksana :: 087832122292

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Bagian Email Nomor HP

: Didik Mardiyanto : Kab. Magelang : 1 Januari 1986 : Pelaksana : [email protected] : 085741372303

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Bagian Email Nomor HP

: Heru Prasanto : Kab. Magelang : 10 Agustus 1984 : Pelaksana :: 08176555518

Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Bagian Email Nomor HP

: Joko Budiono : Kab. Semarang : 10 Juli 1960 : Security :: 085729217236

38

5. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2013/2014

Buku Pedoman Akademik

39

KETERANGAN KALENDER PENDIDIKAN SMA SEDES SAPIENTIAE BEDONO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 JULI 2013

JANUARI 2014

10

Penerimaan ortu siswa baru kelas X

1

Tahun Baru 2014 (Libur Umum)

10-13

Masa Orientasi Sekolah bagi Kelas X

1-3

Libur Tahun Baru (Libur khusus)

15

Hari I masuk sekolah

AGUSTUS 2013

4

Laporan Hasil Belajar Sem. Gasal

6

Hari I masuk semester genap

8 -9

Idul Fitri 1-2 Syawal 1434 H (Libur Umum)

14

Perk. Maulid Nabi Muhammad (Libur)

5-10

Libur Idul Fitri 1434 H

31

Perk. Hari Raya Imlek 2565 (Libur Umum)

17

FEBRUARI 2014

Upacara Hari Kemerdekaan RI

SEPTEMBER 2013 25-30

KBM Efektif MARET 2014

Ulangan Tengah Semester Gasal 2

OKTOBER 2013 1

Upacara Hari Kesaktian Pancasila

4

Pesta Santo Fransiskus Assisi

2-5

Perk. Hari Raya Nyepi (Libur Umum)

5

Rabu Abu (Pantang dan Puasa)

3-8

Ujian Sekolah Kl XII dan UTS

APRIL 2014

Kegiatan Sekolah setelah UTS

7-10

Ujian Nasional

7

Penerimaan Rapor Mid Semester Gasal

14-17

UN Susulan

15

Idul Adha 1434 H (Libur Umum)

17-19

Perk. Tri Hari Suci (Libur Khusus)

28

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda

16-22

Perk. Libur Paskah (Khusus)

NOVEMBER 2013

MEI 2014

Tambahan Pelajaran Kelas XII (mapel UN)

2

Upacara Hari Pendidikan Nasional

10

Upacara Hari Pahlawan

15

Perk. Hari Raya Waisak 2567 (Libur Umum)

5

1 Muharam 1435 H (Libur Umum)

20

Upacara Hari Kebangkitan Nasional

27

Perk. Israj Miraj (Libur Umum)

29

Perk. Kenaikan Yesus (libur)

1-30

DESEMBER 2013 1

Perkiraan Permulaan Adven (Minggu I)

11-17

Ulangan Akhir Semester Gasal

18-24

Siswa libur semester gasal

25 26-31

Kelahiran Yesus kristus (Libur Umum) Libur Khusus (Natal)

Buku Pedoman Akademik

JUNI 2014 7-13 21 23-30

UAS Laporan Hasil Belajar Perk. Libur Akhir Semester/Kenaikan Kelas

40

JULI 2014 1-12

Perk. Libur Akhir Semester/Kenaikan

9-12

MOS siswa baru kelas X

14

Hari I Masuk sekolah 2014/2015

Jumlah hari Sekolah : Semester I : 129 hari atau 23 minggu Semester II : 132 hari atau 24 minggu

Jumlah hari efektif (KBM dan ulangan harian) : Semester I : 113 hari atau 18 minggu Semester II : 109 hari atau 19 minggu

Buku Pedoman Akademik

41

DRAFT AWAL SYARAT KELULUSAN SMA MENGACU PADA KRITERIA KELULUSAN TAHUN 2013/2014 1. Pengertian Ujian Sekolah (US), Nilai Sekolah (NS) dan NA a. Ujian Sekolah (US) adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi siswa yang dilakukan oleh sekolah untuk semua mata pelajaran baik secara tertulis dan atau praktik. b. Nilai Sekolah (NS) NS adalah nilai yang diperoleh dari gabungan antara nilai US dan nilai rata-rata rapor semester 3, 4, dan semester 5 dengan pembobotan 60% (enam puluh persen) untuk nilai US dan 40% (empat puluh persen) untuk nilai rata-rata rapor. c. NA NA adalah nilai yang diperoleh dari nilai gabungan antara NS dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan Nilai UN, dengan pembobotan 40% (empat puluh persen) untuk NS dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60% (enam puluh persen) untuk Nilai UN. 2. Kelulusan Siswa (Siswa dinyatakan lulus dari SMA) a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran; b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran yang terdiri atas: 1) kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; 2) kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian; 3) kelompok mata pelajaran estetika, dan 4) kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan; c. lulus US untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan d. lulus UN 3. Implementasi Syarat Akademik Lulus SMA a. Lulus Ujian Sekolah (US) Siswa dikatakan lulus US jika : 1) mempunyai nilai rata - rata dari NS semua mata pelajaran minimal 6,3. 2) NS untuk mata pelajaran : Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Penjaskes dan Olah Raga, dan Seni Budaya minimal 6,5. Buku Pedoman Akademik

42

3) NS untuk setiap mata pelajaran pada kelompok ilmu pengetahuan dan teknologi minimal 6,0. Tabel NS minimal sebagai syarat lulus Ujian Sekolah No. 1 2 3 4 5 6 7 8

9

14 15 16

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Penjaskes dan Olah Raga Seni Budaya Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Jurusan IPA : a. Fisika b. Kimia c. Biologi Jurusan IPS a. Ekonomi b. Sosiologi c. Geografi Sejarah TIK Keterampilan

Nilai Sekolah (NS) Minimal 6,5 6,5 6,5 6,5 6,0 6,0 6,0 6,0 6,0 6,0 6,0 6,0 6,0 6,0 6,0 6,0

Nilai rata – rata dari NS tidak boleh kurang dari 6,3. b. Lulus UN : Siswa dikatakan lulus UN jika : nilai rata-rata dari semua NA mencapai paling rendah 5,5 (lima koma lima) dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (empat koma nol).

Bidang Akademik

Buku Pedoman Akademik

43