PROPOSAL PENELITIAN

25 downloads 53843 Views 447KB Size Report
MODEL PERILAKU ADHERENSI (ADHERENCE) PENGOBATAN ... Hasil penelitian pada penelitian ini adalah terbentuknya model pengukuran adherensi  ...

MODEL PERILAKU ADHERENSI (ADHERENCE) PENGOBATAN DAN KAITANNYA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN ASMA DI KOTA MEDAN ABSTRAK Asma adalah penyakit kronis saluran napas yang didasari oleh proses inflamasi dan merupakan masalah kesehatan yang serius di seluruh dunia. Permasalahan penyakit asma sering dikaitkan faktor penatalaksanaan dimana perilaku pengobatan dari pasien asma dan dokternya belum maksimal. Bauman (2005) mengeluarkan konsep adherensi (adherence) pengobatan sebagai terobosan yang tepat dalam penatalaksanaan asma. Adherensi adalah perilaku kepatuhan pasien terhadap anjuran dokternya, yang disertai pemahaman tentang seluk beluk penyakitnya berkaitan dengan penatalaksanaan penyakitnya, sehingga ia mengikuti anjuran dokter secara konsisten. Pada konsep adherensi ini ditekankan komitmen yang tinggi di antara dokter dan pasien dalam mencapai perilaku pengobatan yang maksimal. Adherensi pengobatan yang baik pada pasien asma akan meningkatkan fungsi paru dan kualitas hidup pasien asma, sesuai dengan tujuan penatalaksanaan asma, yaitu asma yang terkontrol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan model adherensi pengobatan pasien asma dan kaitannya dengan kualitas hidup. Selain itu penelitian ini juga untuk mendapatkan alat ukur adherensi dan kualitas hidup yang valid dan reliabel pada pasien asma khususnya di kota Medan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian kualitatif dilakukan untuk mengembangkan instrumen penelitian dengan sumber informasi dari pasien, dokter ahli, dokter umum, dan ahli farmakologi. Penelitian kuantitatif dilakukan dengan pendekatan crossecsional. Sampel adalah 200 pasien asma dewasa yang menggunakan obat asma standar, pasien asma stabil dan tidak menderita asma berat atau penyakit penyerta lainnya seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes melitus, hati dan ginjal. Teknik sampling adalah consecutive sampling data dokter praktek (umum/spesialis paru). Data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat yaitu analisis SEM (Structural Equation Modelling). Hasil penelitian pada penelitian ini adalah terbentuknya model pengukuran adherensi pengobatan pasien asma di kota Medan yang memiliki nilai psikometrik yang baik (valid, reliabel dan pemodelan fit), yaitu adherensi I (kepercayaan, pengetahuan, dan sikap), adherensi II (komunikasi dokter pasien, tindakan, dan dukungan keluarga), kualitas hidup (aktivitas, emosi, kesehatan, dan lingkungan). Ada hubungan adherensi dengan kualitas hidup pasien asma di Kota Medan. Kata kunci: adherensi, kualitas hidup, pasien asma

Universitas Sumatera Utara

A MODEL OF ADHERENCE BEHAVIOUR TO TREATMENT AND ITS ASSOCIATION WITH THE QUALITY OF LIFE AMONG PATIENTS WITH ASTHMA IN MEDAN ABSTRACT Asthma is an airway chronic disease that is due to inflammatory process. It is considered as a worldwide serious health problem. Asthma problems are often linked to treatment management factors which include nonmaximal behaviours of the patients and doctors. Bauman (2005) produced a concept of adherence to treatment as an accurate breakthrough for asthma management. Adherence is defined as the patient adhering behaviour towards the doctor’s advices accompanied with a such understanding of the disease aspects related to the disease management/treatment, so that the patients adhere their doctor's advice consistently. The adherence concept emphasizes on a strong commitment between physicians and patients to achieve maximum behaviour towards the treatment. Good adherence of patients with asthma will improve the lung function and their quality of life. This is in accordance to the goal of asthma management itself, a controlled asthma. The purpose of this study was to construct a model of adherence to treatment of patients with asthma and its association with the quality of life. In addition, this study also aimed to set a valid and reliable adherence and the quality of life measurement tool that might be applied to patients with asthma, particularly those who live in Medan. The study utilized qualitative and quantitative approach as the methodology. The qualitative approach was conducted to develop research instruments in which the patient, specialists, general practitioners, and pharmacologists as the source of information. The quantitative research employed a cross sectional approach. The samples were 200 adult patients with asthma who receive standard asthma medications, patients with stable condition and do not suffer from severe asthma or other comorbidities such as heart disease, hypertension, diabetes mellitus, liver and kidney disease. The study performed a consecutive sampling as the technique which was obtained from physicians’ data (general/lung specialist). Data were analyzed by performing univariate, bivariate and multivariate analysis, through SEM analysis (Structural Equation Modelling). As the result, the study produced a measurement model of asthma patients adherence to the treatment among those who live in Medan. The study found that the asthma patients who live in Medan have a good psychometric values (valid, reliable and fit to model): adherence I (beliefs, knowledge, and attitudes), adherence II (doctor-patient communication, actions, family support), and the quality of life (activity, emotional, physical, and environmental,). It is concluded that there is an association between adherence and quality of life among patients with asthma in Medan. Keywords: adherence, quality of life, patients with asthma, Medan

Universitas Sumatera Utara

Suggest Documents